Apa Itu Influenza ( Flu ) ?

Influenza

influenza merupakan infeksi virus pada pernafasan. Flu bisa saja menyerang secara tiba – tiba, berlangsung hingga 7 – 10 hari. gejala flu biasanya akan dirasakan seperti demam, sakit kepala, batuk- batuk, pegal seluruh badan, nafsu makan menurun serta tenggorokan sakit. Flu dapat memicu kondisi yang lebih parah hingga menyebabkan kematian akibat komplikasi. Jenis lain dari flu adalah flu babi ( H1N1 ), flu burung ( H5N1, H7N9 ), Dsb.

Setiap tahun terdapat hingga 15% kasus flu, mempengaruhi lebih dari 450.000 orang. Jenis baru dari influenza yaitu A/H1N1 menyebabkan wabah pada bulan 2009. Kebanyaan orang terjangkit pada musim dingin serta musim gugur.

Gejala Flu ( Influenza )

Gejala flu akan terlihat dan timbul setelah terpapar virus selama 48 jam. Gejala demam tertinggi atau terburuk biasanya berlangsung selama 3 hingga 5 hari. Gejalanya seperti panas tinggi (sampai 40° C), panas dingin, ngilu otot, terasa begitu letih atau capek, sakit kepala, sakit mata, batuk, bersin, sakit tenggorokan, hidung meler, serta sakit perut (lebih pada anak-anak dibanding orang dewasa). Batuk serta terasa begitu letih serta capek dapat bertahan sampai 6 minggu.

Mungkin terdapat beberapa gejala lain yang tidak tertuls diatas. Bila anda mempunyai pertanyaan seputar gejala pilek maka segeralah beranjak dari kursi anda dan pergi menemui dokter anda..

Saat Tepat Menemui Dokter

Kebanyakan orang yang terserang flu dapat tidak sampai menemui dokter, dikarenakan masih bisa diobati dirumah. Jika tubuh anda menunjukkan gejala flu dan beresiko komplikasi, pergilah kedokter dengan segera. Konsumsi obat antivirus dalam 48 jam pertama sesudah timbulnya gejala utama bisa kurangi jangka waktu anda menderita penyakit serta membantu menahan permasalahan yang lebih serius.

Penyebab Flu ( influenza )

Flu disebabkan oleh virus yang diklarifikasikan sebagai jenis A, B, dan C. Jenis A merupakan jenis flu yang sangat umum. Orang terserang virus pemicu pilek karena hirup udara yang telah tercemar virus dari orang yang lain yang terinfeksi (contohnya lewat batuk atau bersin), atau dari menyentuh suatu yang telah disentuh orang yang terinfeksi. Flu dapat menebar lewat kontak dengan hewan yang terinfeksi atau bila Anda mengonsumsi daging hewan itu.

Faktor – Faktor Risiko

Apa yang meningkatkan resiko saya untuk terserang flu ?

Terdapat beberapa aspek resiko untuk flu, semisal :

  • Keadaan rumah, Orang yang tinggal di sarana bersama dengan dengan beberapa penghuni, seperti panti jompo atau asrama tentara, seringkali terserang pilek.
  • Sistem kekebalan badan lemah, Penyembuhan kanker, obat anti penolakan, kortikosteroid, serta HIV/AIDS dapat melemahkan skema kebal badan Anda. Hal seperti ini dapat membuat Anda lebih gampang tertular pilek serta juga bisa tingkatkan resiko Anda terserang komplikasi.
  • Hamil, Wanita hamil lebih mungkin untuk terjangkit komplikasi influenza, terpenting dalam trimester ke-2 serta ketiga.
  • Umur, Flu musiman condong menyerang balita serta orang tua.
  • Penyakit akut, Keadaan akut seperti asma, diabetes, atau jantung, dapat tingkatkan resiko Anda terjangkit komplikasi karena influenza.
  • Kegemukan, Orang dengan Indeks Massa Badan (BMI) sebesar 40 atau lebih mempunyai penambahan resiko komplikasi dari flu.

Pengobatan Flu ( influenza )

Flu umumnya tak perlu diakukan oleh dokter.anda dapat menyembuhkan keadaan ini sendiri didalam rumah. Beberapa langkah penyembuhan simpel yang bisa anda lakukandi antaranya yaitu dengan cukuplah istirahat, konsumsi buah-buahan serta sayur-sayuran, dan mengawasi suhu badan masih normal.

Tingkatkan mengkonsumsi cairan adalah langkah terpenting supaya kita terlepas dari dehidrasi yang disebut salah satunya komplikasi dari flu. Saat anda flu serta alami dehidrasi, badan akan kehilangan gula, garam, serta cairan. Anda bisa coba minum cairan yang memiliki kandungan gula serta elektrolit/ion untuk kembalikan kesetimbangan cairan pada tubuh.

Tidak hanya beberapa langkah perlakuan mandiri diatas, anda dapat juga konsumsi obat-obatan yang di jual bebas di market jika diperlukan, contohnya paracetamol atau ibuprofen. Ke-2 obat ini bisa turunkan demam serta kurangi pegal-pegal. Sebaiknya anda tidak konsumsi antibiotik sebab obat ini cuma berperan untuk membunuh bakteri, bukan membunuh virus menjadi pemicu flu.

Ada banyak orang yang rawan alami komplikasi karena flu, salah satunya ialah wanita hamil, lanjut usia, orang yang kebal tubuhnya rendah, dan pasien penyakit serius (contohnya gagal jantung). Karenanya, dokter umumnya akan memberi obat antivirus pada mereka yang beresiko hal tersebut.

Ada dua jenis antivirus sekarang ini banyak digunakan untuk menangani flu, yakni oseltamivir serta zanamivir. Akan tetapi, faedah dan resikonya ke-2 obat ini masih tetap jadi perbincangan sampai sekarang ini.

Beberapa penelitian berhasil meriset bila tamiflu dapat dibuktikan kurang efisien dalam turunkan resiko komplikasi karena flu ( influenza ). Selain itu, sekitar 50% pasien yang konsumsi obat ini tunjukkan tanda-tanda resikonya yang cukuplah serius, diantaranya efek pada persarafan, keadaan psikis, dan skema pencernaan. Tanyakan pada dokter anda untuk memperoleh therapy yang tepat.

Artikel kami yang berjudul ” Apa Itu Influenza ( Flu ) ” merupakan artikel yang berujuan untuk pendidikan, bukan sebagai salah satu saran atau nasihat medis. konsultasikanlah penyakit flu anda kepada dokter terdekat anda.. Terima kasih

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*