Apa Itu Penyakit Diabetes?

Penyakit Diabetes

Defenisi Diabetes

Penyakit Diabetes melitus merupakan penyakit yang berjangka panjang atau kronis yang ditandai dengan kadar gula darah ( glukosa ) yang jauh diatas normalnya. Glukosa yang memang penting untuk kesehatan kita dikarenakan menjadi sumber energi utama untuk otak serta sel – sel yang membentuk otot serta jaringan yang ada pada tubuh kita.

Penyakit diabetes terbagi menjadi dua yakni diabetes tipe 1 dan juga tipe 2

Indonesia sendiri masuk dalam 10 negara yang paling banyak penderita diabetes. Ditahun 2013, diperkirakan mencapai 8,5 juta orang yang mengalami diabetes dengan rentan usia 25 hingga 70 tahun ( dilansir dari federasi diabetes internasional ). Namun kurang dari 50% mereka menyadarinya.

Sangat penting untuk kita untuk tahu gejala awal diabetes. Baik buat yang beresiko tinggi ataupun buat yang terasa sehat serta tidak mempunyai riwayat atau potensi mengidap diabetes.

Diabetes tipe 1 bisa berkembang secara cepat dalam beberapa minggu, bahkan juga beberapa waktu saja. Sedangkan banyak pasien diabetes tipe 2 yang tidak mengerti jika mereka sudah menderita diabetes saat bertahun-tahun karena gejalanya condong tidak spesifik. Gejala-gejala diabetes tipe 1 serta tipe 2 seperti:

  • Sering kehausan.
  • Seringkali buang air kecil, pada malam hari.
  • Rasa lapar yang berlebihan.
  • Turunnya berat tubuh tanpa sebab yang pasti.
  • Menyusutnya massa otot.
  • Terdapat keton di air seni. Keton ialah produk sambilan dari metabolisme otot serta lemak yang berlangsung saat produksi insulin kurang.
  • Sering Kelelahan.
  • Pandangan yang kabur.
  • Luka yang lama pulih.
  • Seringkali mengalami infeksi, seperti pada gusi, kulit, vagina, atau aliran kemih.

Jika Anda alami beberapa gejala itu, selekasnya periksakan diri Anda ke dokter. Pendeteksian sedini mungkin yang bertujuan untuk mencegah bertambah parahnya kondisi diabetes kita.

Dampak Hormon Insulin serta Diabetes

Segala sel pada tubuh manusia memerlukan glukosa agar dapat bekerja dengan normal. Kandungan zat gula dalam darah umumnya dikendalikan oleh hormon insulin yang di produksi oleh pankreas, yakni organ yang terdapat di belakang lambung.

Tapi organ pankreas punya pasien diabetes tidak dapat menghasilkan hormon insulin sesuai dengan keperluan badan. Tanpa insulin, beberapa sel badan tidak bisa menyerap serta memproses glukosa jadi tenaga untuk tubuh.

Tentang Diabetes Tipe 1

Pasien diabetes tipe 1 begitu tergantung pada insulin karena skema kebal badan pasien akan menyerang serta merusak beberapa sel pankreas yang menghasilkan insulin. Hal seperti ini menyebabkan penambahan kandungan glukosa hingga berlangsung rusaknya pada organ-organ badan. Hingga sekarang ini, pemicu dibalik diabetes tipe 1 belumlah di ketahui secara pasti.

Pasien tipe diabetes ini biasanya berumur dibawah 40 tahun, umumnya muncul pada saat remaja atau anak-anak. Karenanya, diabetes tipe 1 juga dikatakan sebagai diabetes anak-anak hingga remaja.

Diabetes tipe 1 lebih jarang berlangsung dibanding dengan diabetes tipe 2. Diantara 10 orang pasien diabetes, diprediksikan cuma sekitar 1 orang yang menderita tipe 1.

Tidak hanya mesti menerima suntikan insulin sehari-hari, pasien diabetes tipe 1 juga dianjurkan untuk menjaga kandungan glukosa dalam darah supaya masih seimbang. Contohnya dengan mengaplikasikan alur makan sehat serta melakukan tes darah dengan teratur.

Tentang Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang lebih umum terjadi. Sekitar 90 persen penderita diabetes di dunia mengidap diabetes tipe ini.

Diabetes jenis ini disebabkan oleh kurangnya produksi insulin dalam tubuh atau sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin. Kekurangpekaan sel-sel tubuh ini dikenal dengan istilah resistensi terhadap insulin.

Gejala pada penderita diabetes tipe ini biasanya dapat dikendalikan dengan pola makan sehat dan memantau kadar glukosa dalam darah. Tetapi, tetaplah waspada karena penyakit ini akan terus berkembang dalam tubuh dan lambat laun Anda akan membutuhkan langkah pengobatan.

Diabetes tipe 2 sering dihubungkan dengan obesitas. Memang tidak semua orang yang mengidap obesitas akan otomatis menderita diabetes tipe 2. Tetapi, makin tinggi indeks massa tubuh seseorang, maka risiko diabetes tipe ini juga meningkat. Diabetes akibat obesitas umumnya menyerang para manula.

Pengobatan Penyakit Diabetes

Pasien diabetes tipe 1 mesti memperoleh insulin untuk mengatur diabetes serta ini cuma bisa dilakukan lewat suntikan berulang-kali atau mungkin dengan pompa insulin, satu alat kecil yang memberi insulin dengan terus-terusan selama seharian.

  • Makan sehat seperti oatmeal dan lainnya
  • Rajin bergerak serta olahraga
  • Obat minum untuk membantu mengatur kandungan glukosa darah: chlorpropamide, glimepiride, glipizide serta repaglinide)
  • Obat yang turunkan penyerapan gula oleh usus (acarbose serta miglitol)
  • Obat yang tingkatkan bagaimanakah cara badan memakai insulin (pioglitazone serta rosiglitazone)
  • Obat yang turunkan produksi gula oleh hati serta tingkatkan resistensi insulin (metformin)
  • Obat yang tingkatkan produksi insulin oleh pankreas atau kandungan darah serta/atau turunkan produksi gula dari dalam hati (albiglutide, alogliptin, dulaglutide, linagliptin, exenatide, liraglutide)
  • Obat yang menghambat penyerapan kembali glukosa oleh ginjal serta tingkatkan ekskresi glukosa dalam urin, dimaksud sodium-glucose cotransporter 2 (SGLT2) inhibitors.

Akhir dari Seputar kesehatan, bahwasannya artikel penyakit diabetes ini hanya ditunjukan untuk membantu dalam pendidikan, bukan memberikan sebuah saran, pengobatan serta diagnosa penyakit. Segaralah mencari serta mengkonsultasi dengan dokter mengenai kesehatan.

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Rasa Yang Pahit, Namun Mempunyai Banyak Manfaat Inilah Pare
  2. Penyakit Asam Urat - Defenisi, Gejala, Penyebab, Pengobatan
  3. Tidak Hanya Pada Buah, Inilah Manfaat Daun Jambu Biji
  4. Penyakit Mata Katarak Pada Lansia - Seputarkesehatan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*