Apa itu Penyakit Hati ( Liver )

Apa itu Penyakit Hati ( Liver )

Apakah anda sudah tahu? Bahwa mengkonsumsi alkohol dapat menyebabkan sebesar 30% sampai 50% kerusakan hati? Bila terjadi kerusakan pada hati atau liver anda maka hati anda tidak akan bisa menyaring darah dan membantu organ – organ lain dengan benar. Hal ini dapat berpengaruh ke seluruh tubuh anda. Mari kita bersama membahas lebih jelas apa penyakit hati ( liver ) ini.

Defenisi

Penyakit hati atau liver adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh berbagai faktor yang merusak hati, seperti virus dan juga alkohol. Kerusakan hati juga berhubungan dengan obesitas tubuh anda. Seiring waktu, rusaknya hati berdampak pada luka di jaringan (sirosis), yang dapat menyebabkan gagal liver, yang dimana kondisi tersebut mengancam jiwa anda.

Hati atau liver merupakan organ yang bekerja sangat keras didalam badan. Memiliki ukuran seperti bola yang ada tepat dibawah tulang rusuk disamping kanan perut Anda. Terbagi dalam 2 sisi : lobus kiri serta lobus kanan. Hati terpenting untuk mengolah makanan, singkirkan badan kita dari zat beracun serta menaruh daya buat badan untuk dipakai jika dibutuhkan.

Pemicu

Terdapat berbagai pemicu dan beberapa yang terutama dalam menjadi pemicu utama penyakit hati ( liver ) sebagai berikut :

Infeksi

Virus dan juga parasite juga dapat menginfeksi hati, mengakibatkan peradangan dan mengurangi fungsi dari hati tersebut. Virus yang mengakibatkan kerusakan hati dan dapat menyebar melalui melalui darah dan urin, serta makanan atau air yang terkontaminasi, bersentuhan dengan orang yang terinfeksi. Jenis yang sangat umum dari infeksi hati merupakan virus hepatitis, termasuk juga :

  • Hepatitis A
  • Hepatitis B
  • Hepatitis C

Siapa Yang Paling Beresiko Terserang Penyakit Liver ?

Orang dengan faktor-faktor meningkatkan resiko penyakit hati termasuk juga :

  • Pemakaian alkohol berat
  • Penyuntikan obat memakai jarum bersama
  • Tato atau tindikan
  • Transfusi darah sebelum tahun 1992
  • Terkena darah serta cairan badan orang lain
  • Hubungan seksual tanpa kondom
  • Paparan bahan kimia spesifik atau racun
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Tingginya kandungan trigliserida dalam darah Anda.

Gejala Penyakit Liver

Gejala dari penyakit liver seperti berikut ini :

  • Kulit serta mata yang terlihat kekuningan (jaundice)
  • Ngilu perut serta membengkak
  • Pembengkakan pada kaki serta pergelangan kaki
  • Kulit yang gatal
  • Warna urin gelap
  • Warna feses pucat, atau berdarah
  • Kecapekan kronis
  • Mual atau muntah
  • Kehilangan hasrat makan
  • Cenderung untuk gampang memar.

Diagnosis

Menemukan pemicu dan tingkat dari kerusakan hati akan sangat membantu dalam pengobatan anda.

Dokter akan memulai dengan riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Dokter mungkin akan menyarankan :

Anda mesti lakukan tes darah. Itu bermakna sekumpulan tes darah yang dimaksud tes manfaat hati bisa dipakai untuk mendiagnosa penyakit hati. Tes darah yang lain dapat dikerjakan untuk mencari permasalahan hati spesifik atau keadaan genetik.

Atau Anda akan lakukan tes pencitraan. Dalam tes ini, CT scan, MRI serta USG dapat tunjukkan rusaknya hati.

Jaringan Anda akan dianalisis dengan mengusung sampel jaringan (biopsi) dari dalam hati Anda untuk mendiagnosa penyakit hati. Biopsi hati yang seringkali dikerjakan dengan memakai jarum panjang yang dimasukkan lewat kulit untuk ambil sampel jaringan. Lalu dianalisis di laboratorium.

Pengobatan

Pengobatan untuk penyakit hati bergantung pada pemicu serta tingkat keparahan penyakit hati Anda. Untuk overdosis parasetamol (dikenal juga menjadi acetaminophen overdosis), penyembuhan dengan mengubah dampak parasetamol. Bila sebabnya merupakan infeksi virus seperti hepatitis, dokter akan memberi resep obat untuk menyembuhkan infeksi serta memantau hati Anda dengan teratur.

Beberapa permasalahan hati bisa diobati dengan gampang dengan modifikasi pola hidup, seperti hentikan pemakaian alkohol atau turunkan berat tubuh yang mungkin saja jadi sisi dari program kesehatan Anda. Tetapi permasalahan hati lainnya mungkin saja mesti diobati dengan obat atau membutuhkan operasi. Diluar itu, penyembuhan untuk penyakit hati yang mengakibatkan tidak berhasil hati mungkin saja membutuhkan transplantasi hati.

Komplikasi yang mungkin terjadi akibat penyakit liver

Terdapat beberapa komplikasi penyakit hati. Saat hati Anda mulai tidak berhasil, organ lainnya jadi dipengaruhi. Berikut beberapa komplikasi dari tidak berhasil hati kronis :

  • Edema serebral : Ini merupakan cairan yang terlalu berlebih dalam otak yang bisa mengakibatkan desakan di otak serta menahan otak dari memperoleh oksigen.
  • Masalah perdarahan : Karena hati bertanggungjawab untuk menghasilkan aspek pembekuan darah, tidak berhasil hati kronis akan mengakibatkan perdarahan yang tidak termonitor, umumnya di aliran pencernaan.
  • Infeksi : Anda jadi lebih beresiko untuk infeksi, terpenting infeksi aliran pernafasan serta aliran kencing.
  • Gagal ginjal : Jika hati gagal ginjal, ginjal akan bekerja lebih keras serta susah untuk mengurus penyaringan toksin pada tubuh. Ini dapat jadi organ selanjutnya yang tidak berhasil.

Bagaimana Mengurus Penyakit Hati Tersebut ?

Bila Anda mempunyai penyakit hati, hati Anda akan lakukan pekerjaannya lebih gampang serta bisa melakukan perbaikan beberapa rusaknya hati bila Anda mempunyai alur makan yang sehat. Diet yang tidak sehat bisa membuat kerja hati Anda lebih keras serta bisa mengakibatkan banyak rusaknya itu.

Bicarakan dengan dokter Anda mengenai jenis diet yang terunggul untuk Anda hingga Anda memperoleh jumlahnya nutrisi yang pas.

Referensi umum untuk pasien dengan penyakit hati yang berat mencakup :

  1. Mempunyai seputar 1 gr protein per kg berat tubuh. Ini bermakna jika orang dengan 154-pound (70 kg) mesti makan 70 gr protein /hari. Ini tidak termasuk juga protein dari makanan serta sayuran bertepung. Seorang dengan hati yang rusak kronis mungkin saja butuh makan lebih dikit protein. Bicarakan dengan dokter Anda mengenai keperluan protein Anda.
  2. Makan karbohidrat dalam jumlahnya besar. Karbohidrat mesti jadi sumber utama kalori pada diet ini.
  3. Mengkonsumsi suplemen vitamin, terpenting vitamin B kompleks.
  4. Kurangi jumlahnya garam yang Anda mengkonsumsi (umumnya kurang dari 1500 miligram /hari) bila Anda menjaga cairan.
  5. Makan karbohidrat dalam jumlahnya besar. Karbohidrat mesti jadi sumber utama kalori pada diet ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*