Beberapa Langkah Untuk Menguji Kesehatan Jantung

Beberapa Langkah Untuk Menguji Kesehatan Jantung

Beberapa Langkah Untuk Menguji Kesehatan Jantung – Penyakit kardiovaskuler masih tetap tempati rangking puncak atas pemicu kematian di Indonesia. Umur pengidap penyakit kesehatan jantung koroner juga makin muda, dipicu oleh pola hidup yang kurang sehat. Karenanya, semestinya Anda tetap memeriksakan kesehatan jantung dengan teratur, baik lewat serangkaian medical cek up, ataupun mengeceknya sendiri. Anda tidak membutuhkan perlengkapan kedokteran spesialis untuk mengecek kesehatan jantung anda sendiri. Teliti dari banyak hal di bawah ini.

Telinga Mengisut

Cuping telinga sisi bawah (yang umumnya ditindik untuk anting) yang sedikit terlipat atau mengkerut, seringkali disebut-sebut menjadi tanda-tanda penyakit jantung koroner, cholesterol tinggi, atau diabetes. Akan tetapi, Anda perlu langsung memercayainya.

“Penyakit jantung tidak mengakibatkan cuping telinga mengkerut, atau cuping yang mengkerut mengakibatkan penyakit jantung. Akan tetapi, keadaan itu nampaknya jadi pemberi tanda pola hidup yang tidak sehat,” papar Sarah Samaan, MD, pakar kardiologi di Legacy Heart Center di Plano, Texas, serta penulis buku Best Practices for a Healthy Heart.

Detak jantung sesudah berolahraga

Anda juga butuh mengukur pemulihan detak jantung sesudah berolahraga (heart rate recovery). “makin cepat jantung kembali pada denyutnya yang normal sesudah latihan, makin sehat jantung anda,” tutur Cheri Wiggins, Md, Dokter Di Twin Falls, Idaho.

Bila denyut jantung tidak turun sekurang-kurangnya 12 detakan pada sebuah menit selesai berolahraga, anda melawan resiko alami tidak berhasil jantung, bahkan juga kematian. Kalkulasi tujuan detak jantung anda dengan kesamaan ini:

(220 – umur) x 0,6 = titik rendah dari tujuan detak jantung.
(220 – umur) x 0,8 = titik tinggi dari tujuan detak jantung.

Contoh: bila umur anda 34 tahun, karena itu (220 – 25) x 0,6 = 117 untuk titik rendah, serta (220 – 25) x 0,8 = 156 untuk titik tingginya

Lantas, awalilah olahraga, dengan lari atau bersepeda, sampai anda sampai titik itu (pakai monitor detak jantung untuk mengukurnya). Lalu, berhentilah serta langsung kalkulasi denyut nadi. Satu menit sesudah anda berhenti berlatih, kalkulasi kembali denyut nadi anda. Kurangkan angka ke-2 dari angka pertama.

Bila angkanya kurang dari 12, tujuan anda ialah olahraga sekurang-kurangnya 150 menit per minggu, atau lima session per 30 menit, dengan latihan aerobik seperti jalan cepat. Tidak butuh sangat ngoyo waktu mengerjakannya. Dalam taraf 1 sampai 10, kerjakan dengan tingkat intensitas 4 atau 5. Demikian keadaan kardiovaskular anda makin baik serta detak jantung sesudah berolahraga makin tinggi, naikkan waktu serta intensitas latihan anda.

Ukuran Pinggang

Ukuran pinggang yang semakin lebar tidak cuma memunculkan muffin top atau lemak yang menggelambir di seputar perut. Wanita yang ukuran lingkar pinggangnya lebih dari 88 cm mempunyai resiko 81 % semakin besar alami kematian karena pemicu apa pun (termasuk juga penyakit jantung serta kanker), dibanding mereka yang ukuran lingkar pinggangnya 71 cm atau kurang dari itu. Untuk mengukurnya, lingkarkan meteran di sekitar pinggang di bagian yang sangat lebar (umumnya di ruang dekat pusar).

“Perut umumnya adalah buatan produk dapur,” tutur Malissa Wood, MD, pakar kardiologi dari Massachusetts General Hospital di Boston. Untuk mulai merampingkannya, konsumsilah tujuh sampai sembilan bagian buah serta sayuran, serta tiga bagian serealia sehari-hari. tiap dua minggu, mengkonsumsi juga ikan yang kaya omega-3, seperti salmon. Upayakan konsumsi 30 gr serat serta sekurang-kurangnya 50 gr protein tanpa lemak sehari-hari. jangan lupa juga untuk latihan kardio selama satu jam, tiga hari atau lebih dalam satu minggu. Latih juga kemampuan otot Anda 2x satu minggu.

Studi yang lainnya temukan korelasi sebesar 80 % pada lipatan berupa diagonal pada telinga pada beberapa orang dibawah umur 40 tahun, dengan penyakit arteri koroner. Lipatan ini akan tidak lenyap, tapi Anda bisa meminimalisir beberapa faktor resiko penyakit jantung tersebut. Karena itu Anda butuh tahu kisah penyakit jantung di keluarga Anda, mengawasi berat tubuh, tekanan darah, serta kandungan kolesterol. Diluar itu olahraga teratur, makan dengan sehat, serta hindari stres dan pikiran.

Demikian juga artikel kami yang berjudul “ Beberapa Langkah Untuk Menguji Kesehatan Jantung Anda “ terima kasih sudah membaca artikel kami semoga dapat membantu anda dalam hal kesehatan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*