Beberapa Penyebab Mata Gatal Yang Buat Anda Terus Menguceknya

Beberapa Penyebab Mata Gatal Yang Buat Anda Terus Menguceknya

Mengucek mata merupakan suatu kebiasaan yang sering kita lakukan bila mata terasa gatal. Mulai dari anak kecil hingga lansia kalau mata gatal pasti refleks langsung mengucek matanya. Sebelum itu, apakah anda sudah mengetahui apa sebenarnya yang menyebabkan mata gatal yang buat anda terus menguceknya? Untuk mengetahuinya mari kita bersama membaca ulasan dibawah ini.

Mata Kering

Mata Kering

Mata kering ialah keadaan waktu mata tidak menghasilkan cukuplah air mata. Bila mata kurang membuahkan air mata, ini akan begitu mengganggu pandangan, mata berasa perih, gatal atau seperti ada yang mengganjal, serta memerah.

Anda butuh menangani mata kering ini bila ingin menghilangkan mata yang gatal. Sebetulnya mata kering ini tidak cuma sebab sedikitnya jumlah air mata yang di produksi. Juga bisa berlangsung sebab kualitas air mata yang dibuat kurang bagus.

Semestinya elemen kombinasi di air mata yakni air, minyak, serta mukus (lendir) seimbang. Akan tetapi, sebab ada permasalahan di kelenjar penghasil minyak, hingga kualitas air mata yang dibuat berlainan. Beberapa obat dapat juga menyebabkan terjadinya mata kering, yang semakin lama dapat membuat mata gatal makin kronis.

Dari rutinitas dapat juga membuat mata jadi kering, perumpamaannya rutinitas merokok. Rutinitas ini tidak cuma berefek pada skema pernafasan, tapi mata juga terikut. Mata kering yang makin gatal, memerah, serta tidak kunjung pulih semestinya selekasnya dibawa ke dokter.

Peradangan Kelopak Mata

Peradangan Kelopak Mata

Peradangan kelopak mata ini bisa terjadi ketika kelenjar minyak kecil pada dasar bulu mata tersumbat. Kondisi ini disebut juga dengan blepharitis. Kondisi ini membuat mata menjadi mudah teriritasi dan juga kelopak mata membengkak.

Gejala yang akan muncul pada kondisi ini adalah mata gatal, mulai dari kelopak mata hingga keseluruhan mata, mata sensitif terhadap silauan, mata memerah, hingga mata berair.

Menggunakan Lensa Kontak

Menggunakan Lensa Kontak

Memakai lensa kontak dapat juga jadi pemicu mata gatal yang yang menyiksa. Bila Anda menggunakan lensa kontak terlalu lama atau sangat jarang ganti lensa tersebut, kelak pada akhirnya mata jadi gatal.

Sebagian orang ada juga yang merasa alergi pada cairan lensa kontak, hingga Anda mesti mengerti kandungan manakah saja yang aman untuk mata Anda serta yang beresiko.

Baca juga : Penyakit Mata Katarak Pada Lansia

Alergi Konjungtivitis

Alergi Konjungtivitis

Alergi Konjungtivitis ialah peradangan mata yang dikarenakan oleh reaksi alergi pada beberapa zat seperti serbuk sari, spora jamur atau asap yang dapat terbang terikut angin. Konjungtivitis sendiri sebetulnya ialah susunan yang membungkus bola mata. Konjungtivitis rawan pada iritasi serta cukuplah umum berlangsung.

Ada dua tipe konjungtivis alergi yang dapat terjadi, yaitu konjungtivis alergi kronis serta akut. Konjungtivis alergi kronis ialah keadaan yang sangat umum. Gejalanya kelopak mata tidak diduga berasa gatal serta perih seperti terbakar. Akan tetapi, kadang dibarengi dengan hidung berair seperti waktu Anda akan pilek. Reaksi alergi ini berlangsung cuma sesaat.

Selain itu, konjungtivitis akut lebih jarang ditemui. Alergi jenis ini dapat berlangsung selama tahun terus menerus. Alergi akut adalah sebuah reaksi alami tubuh pada alergen seperti makanan, bulu hewan, debu dan lainnya. Tanda-tanda pentingnya alergi tipe ini ialah mata berasa seperti terbakar dan sangat gatal.

Ke-2 jenis alergi ini dapat berlangsung pada siapapun dari anak-anak sampai orang dewasa. Pemicu mata gatal karena alergi ini berbeda – beda pada setiap orang. Contohnya debu di dalam rumah, spora jamur, serbuk sari, bulu bintang, atau beberapa zat kimia.

Saat masuk pada tubuh, penyebab itu langsung dilawan skema imun. Skema imun keluarkan histamin, zat kimia yang bekerja menantang zat asing. Akhirnya, salah satunya dampaknya di mata jadi gatal.

Demikian juga artikel kami, semoga dapat memberikan anda informasi.. salam seputar kesehatan..

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*