Berbagai Macam Jenis Penyakit Lambung

Berbagai Macam Jenis Penyakit Lambung

Lambung mempunyai peran yang sangat penting untuk menyimpan serta memecah makanan dan minuman. Kesehatan pada lambung adalah hal yang sangat perlu dijaga, jika tidak tentu lambung tidak akan bisa berjalan dengan normal serta mengundang berbagai jenis penyakit.

Bila fungsi dari lambung mengalami gangguan, biasanya seorang akan merasakan gejala seperti kembung, muntah, nyeri pada bagian ulu hati, serta nyeri pada perut yang bisa saja muncul sehabis mengkonsumsi makanan atau minuman.

Kondisi seperti ini tentu akan sangat menganggu keseharian anda atau aktivitas anda. Maka dari itu, jagalah kesehatan lambung anda agar terhindar dari berbagai macam penyakit pada lambung yang seperti berikut ini :

Berbagai Macam Jenis Penyakit Lambung

 

GERD / Gastroesophageal Reflux Disease

GERD atau yang lebih dikenal dengan penyakit refluks asam lambung ialah keadaan dimana asam lambung bersama isi lambung naik ke kerongkongan ( esofagus ), hingga memunculkan iritasi pada dinding esofagus serta ngilu ulu hati. Keadaan ini membuat penderitanya terasa kembung, berasa asam di rongga mulut karena asam lambung yang naik, sisi dada dan tenggorokan berasa ngilu serta terhalang, cegukan, bersendawa, batuk kering, hingga susah untuk menelan makanan.

Faktor-faktor yang meningkatkan resiko terjadinya GERD ialah rutinitas konsumsi minuman mengandung alkohol, teh serta kopi; seorang perokok; tidur sesudah makan; serta kelebihan berat tubuh. Bila dibiarkan saja, keadaan ini dapat makin bertambah kronis.

Asam lambung dapat mengiritasi dinding esofagus hingga berlangsung peradangan, pendarahan, penyempitan esofagus karena jaringan parut dari luka yang jadi kering, bahkan juga tingkatkan resiko terjadinya kanker esofagus.

Tukak Lambung

Tukak lambung ialah luka yang terdapat pada dinding lambung karena terkikisnya susunan lambung. Luka ini dapat juga muncul di bagian atas usus kecil. Helicobacter pylori ialah Infeksi bakteri yang merupakan penyebab yang sangat sering terjadi serta penggunaan obat anti inflamasi nonsteroid, seperti aspirin, dalam jangka panjang.

Bila Anda suka pada makanan pedas, merokok, atau konsumsi minuman mengandung alkohol, jadi Anda mesti membatasinya. Karena, beberapa hal itu bisa jadi memperburuk gejala yang ada.

Gejalanya yakni ngilu di bagian ulu hati, perut kembung, bersendawa, nafsu makan menyusut, penurunan berat tubuh, cepat kenyang, mual serta muntah, perut berasa tidak nyaman sesudah konsumsi makanan berlemak, dan BAB berdarah.

Dispepsia

Keadaan ini adalah himpunan gejala – gejala yang muncul karena terdapatnya penyakit dibagian perut atas. Gejalanya meliputi gampang kenyang, perasaan tidak nyaman di perut, dan ngilu ulu hati sesudah makan. Diluar itu, seorang yang alami dispepsia dapat juga rasakan mual, kembung, serta perut berasa panas.

Keadaan ini sering terkait dengan penyakit tukak lambung, gastritis, sampai kanker lambung. Akan tetapi, kadang timbulnya dispepsia tidak terkait karenanya ada penyakit yang ciri khas. Keadaan ini dimaksud dispepsia fungsional.

Dispepsia sebetulnya masih dapat ditangani dengan menjalani pola makan sehat serta menjauhi minuman atau makanan yang menyebabkan timbulnya gejala – gejala. Tetapi, bila Anda alami gejala – gejala lainnya berbentuk muntah darah, kesusahan untuk menelan makanan, seringkali muntah, perut membengkak, sampai berat tubuh turun tanpa sebab, jadi selekasnya mengunjungi dokter untuk memastikan kondisi tubuh anda.

Kanker Lambung

Penyakit lambung yang juga beresiko ialah kanker lambung. Kanker ini berlangsung saat beberapa sel kanker tercipta di susunan lambung Anda. Beberapa sel ini dapat tumbuh jadi tumor, serta umumnya tumbuh dengan perlahan-lahan saat sekian tahun.

Pemicu tentu penyakit ini belumlah didapati dengan tentu. Namun, ada faktor-faktor yang dapat tingkatkan resiko Anda terserang kanker lambung, salah satunya ialah infeksi bakteri H. pylori, merokok, obesitas, berumur diatas 55 tahun, rutinitas konsumsi daging merah, garam, serta jarang konsumsi serat.

Gastroparesis

Merupakan penyakit di mana lambung lebih lambat mencerna makanan. Kondisi yang mengganggu fungsi lambung ini terjadi ketika otot-otot dinding lambung tidak bekerja dengan baik sehingga fungsi pencernaan pada lambung menjadi terganggu.

Gastroparesis muncul karena adanya gangguan pada saraf lambung. Ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan sesesorang terkena kondisi ini, seperti diabetes, gangguan tiroid, riwayat operasi pada saluran pencernaan, terapi radiasi pada bagian perut untuk kasus kanker, dan efek samping dari obat-obatan, misalnya antinyeri golongan narkotik.

Gastritis

Gastritis ialah peradangan di lambung karena asam lambung yang mengakibatkan kerusakan susunan pelindung dinding lambung. Gastritis bisa melukai dinding lambung bila susunan lambung telah terkikis habis terserang asam lambung, hingga memunculkan ngilu lambung, pendarahan, serta tukak lambung. Beberapa pemicu gastritis yakni terlalu berlebih konsumsi minuman yang memiliki kandungan alkohol atau cafein, alami depresi, resikonya obat seperti ibuprofen atau aspirin, bahkan juga infeksi atau masalah autoimun.

Gastritis kadang tidak memunculkan tanda-tanda apapun. Tetapi, beberapa orang bisa alami tanda-tanda seperti mudah kenyang, perut berasa sakit, muntah, serta mual.

Berbagai Macam Jenis Penyakit Lambung

Pastinya penyakit lambung tidak hanya menganggu keseharian anda, tapi juga kesehatan keseluruhan akibat terganggunya pencernaan serta asupan nutrisi. Maka dari itu, anda harus menjaga kesehatan lambung dengan memperhatikan pola makan dan juga gaya hidup yang sehat. Bila anda mengalami berbagai gejala pada lambung, maka sebaiknya melakukan konsultasi kepada dokter untuk mendapakan penaganan lebih..

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*