Kebiasaan Tak Terduga Ini Bisa Merusak Gigi Anak

Kebiasaan Tak Terduga Ini Bisa Merusak Gigi Anak

Kesehatan gigi pastinya penting, baik orang tua maupun anak – anak. Pentingnya menggosok gigi tentu sudah harus di aplikasikan kepada anak sejak kecil. Tapi beberapa kebiasaan yang terlihat biasa aja, bisa merusak gigi anak loh. Seperti apa kebiasaan tersebut? mari simak artikel kami..

Gigi copot, berlubang, sakit gigi, dan masalah lainnya pastinya dapat menggangu aktivitas kita serta kesehatan anak. Maka dari itu, penting bagi kita yang sebagai orang tua harus menjaga kesehatan anak dengan mengenali kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi anak. Meski gigi susu akan diganti gigi tetap, bukan berarti anda menyepelekan hal tersebut dan membiarkan anak dengan kebiasaan buruknya dengan alasan tidak ingin anak rewel. Ingatlah para orang tua, bahwa bila gigi anak bermasalah, justru anak bisa tambah rewel dan mungkin bisa mempengaruhi struktur gigi anak setelah menginjak usia dewasa.

Kebiasaan Apa Saja Yang Dapat Merusak Gigi Anak ?

Minuman Manis Serta Bersoda

Tidak hanya tidak memberi nutrisi dengan prima, minuman bersoda ikut memiliki kandungan sangat banyak gula. Sama seperti dengan minuman manis seperti juice. Walau terdengar sehat, sebetulnya serat atau nutrisi lainnya yang berada di dalam buah dapat hilang saat proses pembuatan juice. Bahkan juga, memiliki bentuk yang halus membuat vitamin yang berada di dalamnya tidak bisa terserap baik oleh badan. Perihal ini berlangsung sebab juice bisa dengan cepat dan mudah melalui skema pencernaan tiada sudah sempat ambil nutrisi di dalamnya.

Menelan Pasta Gigi

Pasta gigi anak ada dalam bermacam rasa serta warna yang menarik buat anak. Kadang disengaja ataukah tidak, pasta gigi bisa tertelan oleh anak. Sedapat mungkin jauhi perihal ini berlangsung pada anak Anda. Sebab fluoride yang terdapat di pasta gigi, walau bagus untuk kesehatan gigi tetapi bila terlalu berlebih atau bahkan juga tertelan, bisa mengakibatkan fluorosis. Keadaan dimana muncul bintik cokelat atau putih pada gigi. Jadi, sebelum anak dapat meludah serta buang busa pasta gigi dengan benar, dianjurkan memakai pasta gigi tiada kandungan fluoride.

Menggigit Pensil

Masuk waktu sekolah atau pra sekolah, anak akan mulai berhubungan dengan pensil. Rutinitas ini bisa mengakibatkan masuknya bakteri ke mulut, serta bisa menyebabkan keretakan gigi. Bahkan juga, bila anak Anda terjatuh dengan pensil yang masih tetap berada di dalam mulutnya, dapat mengakibatkan trauma mulut.

Mengedot Sepanjang Hari

Bila anak telah mulai mengedot lewat gelas dengan tutup dot di atasnya, disarankan tidak melatih anak mengedot sepanjang hari dengan juice, susu, atau minuman manis yang lain. Perihal ini dapat membahayakan gigi sebab membuat saliva atau air liur yang berada di dalam mulut anak tidak bisa bersihkan gula dengan alami.

Menyedot Jempol Serta Mengempeng

Ada bermacam rutinitas yang anak kerjakan untuk bikin dianya terasa nyaman. Perumpamaannya saja menyedot jempol atau mengempeng. Rutinitas ini bila dikerjakan pada anak umur 4-6 tahun bisa mengakibatkan gigi amburadul. Rutinitas ini pula mengakibatkan bermacam permasalahan seperti alami kesusahan kunyah. Mengempeng sampai umur anak lumayan besar dapat juga merubah bentuk rahang serta bentuk normal gigi. Bila anak Anda telah mengempeng semenjak bayi, dianjurkan untuk hentikan rutinitas ini semenjak umur 1 tahun. Sebab mengempeng dapat jadi rutinitas yang susah dilepaskan.

Menyusu Pada Malam Hari

Gigi anak telah disikat dengan bersih, akan tetapi sebelum tidur anak justru meminta susu. Rutinitas semacam ini yang tiada diakui bisa mengganggu kesehatan gigi anak. Menyusu saat malam hari bisa tinggalkan gula di mulut serta gigi anak selama malam. Bila dikerjakan terus-terusan, mengakibatkan enamel gigi akan memiliki masalah. Diluar itu, bila Anda masih tetap memberi ASI pada anak dianjurkan untuk bersihkan giginya sesudah menyusui. Sebab di ASI terdapat laktosa ( yang disebut kandungan gula dalam ASI ) yang bisa merubah kesehatan gigi anak.

Bila terdapat beberapa hal yang selama ini sedang dipraktekan oleh anak anda, maka sebaiknya bantulah anak anda untuk segera berhenti dari kebiasaan tersebut. Misalnya dengan memberikan pengurangan intensitas mengedot dengan cara memberikannya hanya pada malam hari.

Selain dari itu, ajarilah anak setidaknya mengosok gigi dua kali dalam sehari. Memberikan ajaran untuk minum air putih terutama pada sesudah makan ataupun minum – minuman yang berasa atau manis. Disarankan untuk mengganti susu atau minuman manis lainnya dengan air putih. Tapi lain kata dengan bayi, terlalu banyak memberikan air putih kepada bayi juga tidak baik.

Tentunya anak kecil masih belum mengetahui mana yang baik dan mana yang tidak baik. Maka dari itu peran orang tua akan sangat diperlukan untuk memberikan pelajaran. Seperti memberikan ajaran untuk menjalani kebiasaan sehat dan memeriksakan kesehatan gigi dengan rutin dari kecil agar anak dapat menghindari kerusakan pada gigi dengan kebiasaan buruknya. Jika anak memberikan gejala gigi yang bermasalah, maka sebaiknya segeralah berkunjung ke dokter specialist gigi, jangan tunggu hingga anak kesakitan ya moms!.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*