Makanan Yang Harus Di Jauhi Para Penderita Maag

Makanan Yang Harus Di Jauhi Para Penderita Maag

Sakit maag bisa terjadi kepada siapa pun juga. Salah satu penyebabnya merupakan makanan yang kita konsumsi. Jika anda merupakan salah satu orang yang menderita penyakit tersebut, sebaiknya anda mengenali makanan yang perlu di hindari untuk para penderita maag tersebut.

Sakit maag ( indigestion ) merupakan istilah untuk menggambarkan nyeri yang berasal dari lambung, usus halus, atau bahkan kerongkongan akibat sejumlah kondisi. Sakit maag tersebut terdapat sebutan lain yaitu dispepsia.

Sakit maag dapat dipicu oleh beberapa hal, salah satunya karena luka terbuka yang tampil di susunan dalam lambung (tukak lambung), infeksi bakteri Helicobacter pylori, resikonya pemakaian obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), serta stres.

Sakit maag juga berhubungan dengan gaya hidup seseorang yang mempunyai hidup tidak sehat. Contohnya seperti merokok, makan makanan pedas, berminyak, berlemak, minum alkohol, bersoda dan juga berkafein.

Jenis Makanan Yang Harus Di Hindari Para Penderita Maag

Seperti yang sudah diterangkan awal mulanya, minuman dan makanan dapat jadi salah satunya penyebab penyakit maag. Berikut ini ialah beberapa macam makanan untuk pasien maag yang harus dijauhi penderita maag:

Makanan pedas

Makanan pedas termasuk juga makanan untuk penderita maag yang semestinya dijauhi, karena bisa meningkatkan resiko iritasi pada aliran pencernaan, termasuk juga lambung. Oleh karenanya, bila Anda mengalami masalah pencernaan, disarankan untuk pilih makanan lembut serta jauhi makanan pedas.

Produk olahan susu

Kandungan laktosa membuat susu jadi condong lebih susah diolah oleh badan. Saat laktosa tidak bisa diolah dengan baik, perut bisa menjadi kembung, membuahkan gas atau mengakibatkan diare. Hal seperti ini pasti bisa memperberat aduan pasien maag. Walau demikian, bukan bermakna Anda mesti menjauhi produk susu seutuhnya. Susu memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan badan, terpenting kalsium, yang terpenting buat perubahan serta kesehatan tulang. Mintalah pendapat dokter tentang batasan dalam mengkonsumsi susu, dan pilihan produk alternatif susu untuk memenuhi nutrisi Anda.

Makanan berlemak serta digoreng

Makanan lainnya yang butuh dijauhi pasien maag ialah makanan berlemak serta digoreng. Makanan berlemak bisa perlambat otot-otot pencernaan, serta perlambat pengosongan lambung. Diluar itu, makanan berlemak dapat juga jadi memperburuk konstipasi serta diare. Sedang makanan yang digoreng, memerlukan waktu semakin banyak untuk diolah, rendah serat serta bisa membuat perut kembung.

Minuman dan makanan asam

Beberapa macam makanan, seperti buah jeruk, lemon, limau, saus tomat, dan minuman berkarbonasi/bersoda berbentuk asam, hingga bisa mengakibatkan permasalahan pencernaan. Jika Anda menanggung derita maag, semestinya jauhi minuman dan makanan itu.

Makanan dan minuman asam

Beberapa jenis makanan, seperti buah jeruk, lemon, limau, saus tomat, serta minuman berkarbonasi/bersoda berupa asam, sampai dapat menyebabkan persoalan pencernaan. Bila Anda penderita maag, sebisanya harus menjauhi makanan dan minuman itu.

Alkohol

Alkohol tidak memiliki kandungan protein, vitamin, atau nutrisi lainnya. Alkohol dapat beresiko buat lapisan lambung serta metabolisme hati, hingga malah dapat mengakibatkan masalah pencernaan. Alkohol juga berbentuk iritatif, hingga bisa jadi parah keluhan para penderita maag.

Minuman berkafein

Minuman berkafein, seperti kopi, teh, soda, serta cokelat bisa merangsang aliran pencernaan. Bila dikonsumsi terlalu berlebih, minuman berkafein bisa menyebabkan atau jadi memperburuk tanda-tanda maag Anda.

Walau mesti hindari beberapa jenis makanan yang telah dijelaskan diatas, ada banyak pilihan makanan untuk pasien maag yang aman untuk dikonsumsi. Pasien maag juga dianjurkan untuk makan dikit akan tetapi seringkali, dan kunyah makanan dengan perlahan-lahan sebelum ditelan. Bila perlu pendapat selanjutnya mengenai alur makan untuk pasien maag, sebaiknya anda lebih sering berkonsultan ke dokter.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*