Manfaat Baik Memberi Yogurt Pada Bayi

Manfaat Baik Memberi Yogurt Pada Bayi

Manfaat Baik Memberi Yogurt Pada Bayi – Yogurt merupakan makanan fermentasi hasil olahan susu yang mempunyai segudang manfaat serta gizi untuk tubuh. Rasa yogurt yang manis asam ini sangat ampuh untuk membantu pencernaan. Maka dari itu, tidak heran bahwa yogurt menjadi salah satu cemilan favorit untuk orang dewasa. nah, selain bermanfaat untuk orang dewasa, yogurt juga bermanfaat loh untuk bayi. Apa saja manfaat yogurt untuk bayi? mari simak pembahasan dibawah ini.

Apakah Aman Bayi Diberikan Yogurt?

Siapa yang mengatakan bahwa bayi masih tidak boleh mengkonsumsi yogurt? Pastinya banyak parents yang mungkin mengira bayi masih tidak boleh diberikan yogurt dikarenakan ususnya masih belum siap menerima makanan asam, sehingga khawatir bayi akan mengalami diare dan sakit perut setelah diberikan yogurt. Namun, sebenarnya untuk dewasa maupun untuk bayi, yogurt sama sama bisa bermanfaat untuk kesehatan.

Manfaat Baik Yogurt Untuk Bayi

Yogurt sangat dibolehkan bila anda ingin memberikan kepada bayi anda. Yang pastinya yogurt mempunyai kandungan nutrisi yang dibutuhkan bayi dalam masa tumbuh kembangnya. Protein, vitamin, kalsium, lemak, dan probiotik adalah kandungan yang terdapat pada yogurt.

Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat baik yogurt untuk bayi:

Membantu Menahan Permasalahan Pencernaan

Manfaat yogurt untuk bayi yang lain yakni untuk membantu menahan permasalahan pencernaan. Asam laktat yang terdapat dalam yogurt bisa menolong menyamakan asam-basa pada tubuh, hingga menolong menahan permasalahan pencernaan.

Bakteri asam laktat yang terdapat dalam yogurt, seperti Bifidobacterium lactis bisa turunkan resiko sindrom iritasi usus serta konstipasi, sedang Lactobacillus acidophilus bisa menolong kurangi tanda-tanda intoleransi laktosa yang umumnya ada pada susu formula.

Yogurt ikut memiliki kandungan Streptococcus thermophilus yang bisa menangani kram perut serta perut kembung.

Membantu Menguatkan Skema Kekebalan Badan

Kandungan probiotik serta asam laktat dalam yogurt bisa membantu membangun skema kebal badan yang baik pada bayi. Minum yogurt dengan teratur malah bisa menahan bayi dari penyakit yang dikarenakan oleh bakteri, seperti diare serta disentri.

Diluar itu, yogurt membantu percepat penyembuhan diare pada bayi. Satu riset menunjukkan jika bayi yang dikasih yogurt waktu masa penyembuhan diare bisa bertambah cepat sembuh dibanding bayi yang diberikan pengobatan saja dan tanpa diberi yogurt.

Membantu Penuhi Keperluan Nutrisi Bayi

Yogurt memiliki banyak kandungan vitamin serta mineral yang bisa membantu perubahan serta perkembangan bayi. Beberapa macam vitamin yang terdapat dalam yogurt, seperti vitamin A, C, B2, B3, B6, D, E, K, serta folat. Diluar itu, yogurt juga memiliki kandungan mineral, seperti kalsium, fosfor, kalium, magnesium, zink, natrium, serta mineral yang lain.

Membantu Meningkatkan Kesehatan Tulang Bayi

Yogurt mempunyai kandungan zat-zat yang dibutuhkan dalam perkembangan tulang bayi, seperti protein, kalsium, vitamin D, fosfor, dan magnesium.

Selain itu, yogurt juga mempunyai kandungan laktoferin, satu ikatan protein-besi yang dapat membantu bangun sel tulang dan menghambat pekerjaan sel osteoklas, sel yang dapat mengakibatkan kerusakan tulang.

Kapan Waktu Terbaik Dalam memberikan yogurt kepada bayi?

Bayi boleh diberikan asupan yogurt ketika sudah berumur 6 hingga 8 bulan. Pada saat bayi sudah bisa mulai mencerna makanan padat. Salah satu study di Amerika mereferensikan pemberian yogurt serta keju pada bayi lebih awal semenjak bayi dapat mencerna makanan padat, sedangkan pemberian susu sapi semestinya ditunda sampai bayi umur setahun. Perihal ini sebab bayi tidak mudah mengolah susu sapi seperti susu formula atau susu ASI.

Pilih yogurt yang “ plain ”, tidak ada penambahan pemanis, yang telah dipasteurisasi, serta yang terbuat dari susu murni ( bukan susu rendah lemak ). Menambahkan pemanis dalam yogurt bisa memberi dukungan terjadinya obesitas serta gigi berlubang.

Cek kandungan gula pada informasi gizi pada kemasan produk untuk mengetahui apakah yogurt mengandung pemanis tambahan atau tidak. Bila pada yogurt tersebut mengandung gula tambahan seperti corn sweetener ( pemanis jagung ), corn syrup ( sirup jagung ), fructose, madu, glukosa, dextrose, sukrosa, sirup malt, laktosa, syrup jagung fruktosa tinggi, serta molase, sebaiknya jangan dipilih untuk dikonsumsi bayi anda.

Bila bayi anda mempunyai alergi susu atau menunjukan gejala alergi ( gatal – gatal atau bercak merah tubuh bayi ) setelah diberikan susu, sebaiknya anda sebagai parents jangan memberikan yogurt terlebih dahulu sebelum memeriksakan bayi pada dokter.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*