Mengenal Lebih Serius Penyakit Alzheimer

Defenisi Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer merupakan penyakit progresif yang ditandai dengan menurunnya daya ingat, kemampuan berpikir, serta perlubahan perilaku dalam sehari – harinya. Penyakit ini membuat jaringan otak rusak seiring berjalannya waktu.

Penyakit ini dengan diawali pertanda pikun ringan seperti mudah lupa tentang kejadian-kejadian yang lalu. Lambat laun, pertanda yang lain bisa muncul termasuk seringkali terlihat bingung, kesulitan berkomunikasi, alami permasalahan kecemasan dan perubahan keadaan hati yang menegangkan, bahkan tidak bisa kembali melakukan aktivitas tanpa adanya bantuan orang yang lainnya.

Pasien Alzheimer biasanya cuma bisa hidup selama 5 hingga 10 tahun sesudah didiagnosis oleh dokter. Akan tetapi, terdapat kondisi spesifik dimana pasien dapat hidup lebih lama bila cepat terdeteksi serta terobati. Meskipun penyakit ini umumnya bukan sebab aspek genetik, tetapi bila terdapat anggota keluarga yang sakit, Anda lebih beresiko terserang penyakit Alzheimer.

Seberapakah Umum Penyakit Alzheimer Ini Di Indonesia?

Negera maju sekarang ini diketemukan lebih dari 5 juta lebih orang yang sudah lanjut usia pasien Alzheimer. Angka ini diprediksikan akan bertambah sampai hampir 3 kali pada tahun 2050. Hal itu terkait lebih tingginya keinginan hidup pada penduduk di negara maju, hingga populasi masyarakat lansia ikut makin bertambah. Sedang di Indonesia diprediksikan ada sekurang-kurangnya 5 juta pasien Alzheimer pada tahun 2015.

Gejala Penyakit Alzheimer

Mengenal Lebih Serius Penyakit Alzheimer

Gejala penyakit ini terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu tahapan awal, tahapan tengah, dan juga tahap akhir.

Tahapan Awal

Pada tahapan awal dari penyakit jenis ini, gejala serta ciri penyakit Alzheimer seperti :

  • Seringkali terasa bingung.
  • Seringkali lupa dengan pembicaraan yang baru saja dibicarakan.
  • Seringkali lupa nama tempat serta benda.
  • Seringkali terasa lebih susah untuk bikin ketetapan.
  • Seringkali bertanya pertanyaan yang sama atau bercerita narasi yang sama berkali-kali.
  • Seringkali tersesat dalam tempat yang seringkali dilalui.
  • Seringkali salah menyimpan barang dalam tempat yang tidak semestinya, contohnya menyimpan piring di mesin pencuci.
  • Kesusahan dalam menyusun beberapa kata dalam berkomunikasi.
  • Tidak tertarik untuk beraktivitas yang dulunya begitu disenangi.
  • Seringkali alami pergantian suasana hati.
  • Lebih suka berdiam diri serta malas coba perihal yang baru.

Tahapan Tengah

Di tahapan tengah, gejala serta ciri penyakit Alzheimer seperti :

  • Naikkan perasaan kebingungan dan disorientasi, perumpamaannya jadi sering tersesat dan tidak mengetahui jam berapakah sekarang ini.
  • Sulit mengingat nama keluarga atau rekan-rekan terdekatnya.
  • Perubahan suasana hati yang berjalan secara cepat.
  • Perilaku impulsif, repetitif, atau obsesif.
  • Mulai mengalami halusinasi.
  • Persoalan dengan berkomunikasi.
  • Kesulitan melakukan pekerjaan tata ruang, seperti melihat jarak.

Di tahap ini, penderita Alzheimer biasanya membutuhkan dukungan orang lain dalam membantu aktivitas mereka sehari – harinya. Misalnya mereka butuh bantuan untuk makan, menggunakan toilet, dan juga berpakaian.

Tahapan Akhir

  • Kesusahan untuk merubah tempat atau berjalan tanpa adanya bantuan.
  • Kesusahan makan serta menelan.
  • Penurunan atau kenaikan berat tubuh yang mencolok.
  • Seringkali ngompol atau buang air besar tanpa disengaja.
  • Kesusahan untuk berkomunikasi.
  • Pergantian emosi serta karakter.
  • Tidak dapat kembali melakukan aktivitas normal karena hilangnya daya ingat tentang tingkatan beraktivitas keseharian seperti mandi, makan, serta buang air besar.

Setiap orang mempunyai tingkat perkembangan pertanda penyakit Alzheimer yang berbeda. Namun pada umumnya setiap perkembangan penyakit ini secara perlahan secara perlahan. Mungkin masih terdapat beberapa gejala yang tidak tertulis di seputar kesehatan. Jika anda ingin mempertanyakan tentang gejala penyakit ini, berkonsultasilah kepada dokter anda.

Penyebab Penyakit Alzheimer

Mengenal Lebih Serius Penyakit Alzheimer

Sayangnya untuk penyakit ini masih belum diketahui penyebabnya. Meski demikian, para ahli percaya bahwa bagi banyak orang yang mengindap azheimer ini disebabkan oleh berbagai kombinasi dari faktor genetik, lingkungan, serta gaya hidup seiring berjalannya waktu.

Walau penyebab dari Alzheimer belumlah seutuhnya dimengerti, pengaruhnya pada otak telah jelas. Penyakit ini bisa mengakibatkan kerusakan serta merusak sel otak dengan perlahan-lahan. Pada penyakit Alzheimer, sel otak yang menaruh serta mengolah info mulai melemah serta mati. Diluar itu, protein abnormal dihasilkan, yang membuat plak serta penimbunan di sekitaran serta di sel hingga bisa mengganggu komunikasi si penderita.

Beberapa Faktor Resiko Alzheimer

Faktor-faktor yang bisa mengingkatkan resiko penyakit Alzheimer ialah:

  • Usia ialah aspek resiko terkuat, terutama orang yang diatas umur 65 tahun.
  • Mengalami cedera kepala.
  • Riwayat penyakit yang sama dengan anggota keluarga lainnya.
  • Pola hidup yang tidak sehat misalnya kurang kegiatan fisik, merokok, sedikit dalam mengkonsumsi buah-buahan serta sayur-sayuran.
  • Orang yang alami masalah kognitif ringan.
  • Menderita penyakit kardiovaskular, hipertensi, hiperkolesterolemia, penambahan kandungan homocysteine.
  • Proses evaluasi serta ikatan sosial. Level pendidikan formal yang rendah, pekerjaan yang menjemukan, minimnya kegiatan yang melatih otak seperti membaca, bermain game, bermain alat musik, serta minimnya komunikasi sosial.

Pengobatan Alzheimer Di Rumah

Mengenal Lebih Serius Penyakit Alzheimer

Beberapa pergantian pola hidup atau penyembuhan yang bisa menangani penyakit Alzheimer ialah:

  • Konsumsi makan sehat dengan gizi seimbang.
  • Bila sangat mungkin, berolahraga atau kerjakan kegiatan fisik dengan teratur.
  • Berupaya memperoleh berat tubuh yang baik.
  • Mencari orang yang bisa memberi dukungan serta menjaga Anda. Anda atau bagian keluarga mungkin membutuhkan perawatan rumahan untuk memperoleh perawatan yang lebih baik.
  • Berhenti merokok serta batasi konsumsi minuman yang mengandung alkohol.
  • Coba menyederhanakan kegiatan rutin harian serta ruangan rumah.
  • Nikmati kehidupan serta tidak bisa berfikir negatif mengenai penyakit.

Bila ingin menanyakan seputar penyakit ini, saran kami adalah berkonsultasilah pada dokter untuk memperoleh jalan keluar terbaik untuk Anda.

Pencegahan Penyakit Alzheimer

Mengenal Lebih Serius Penyakit Alzheimer

  • Mengkonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, kandungan lemak serta kolesterolnya rendah. Naikkan konsumsi serat, seperti buah-buahan serta sayur-sayuran.
  • Berhenti merokok serta batasi mengkonsumsi minuman beralkohol.
  • Bila Anda menanggung derita stroke, diabetes, hipertensi, atau cholesterol tinggi, teraturlah dalam konsumsi obat resep serta melakukan nasehat dari dokter tentang gaya hidup sehat.
  • Bila Anda alami keunggulan berat tubuh atau obesitas, berusahalah untuk turunkan berat tubuh dengan aman.
  • Yakinkan Anda tetap teratur periksakan desakan darah, dan kandungan kolesterol serta gula dengan teratur untuk menghadapi masalah yang semakin kronis.
  • Olahraga dengan teratur sekurang-kurangnya 2,5 jam setiap minggu, seperti bersepeda atau berjalan kaki.

Harus diingat kembali bahwa artikel yang diterbitkan dalam website seputar kesehatan ini merupakan sebuah artikel kesehatan yang bertujuan untuk pendidikan. Bukanlah sebuah artikel yang bertujuan mengubah dan sebagai saran pengobatan penyakit Alzheimer.. Mari kita ubah pola hidup sehat untuk menjauhkan penyakit – penyakit yang tidak diinginkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*