Obat Apa Itu Ibuprofen?

Obat Apa Itu Ibuprofen

Ibuprofen berfungsi sebagai obat apa?

Ibuprofen ialah obat dengan manfaat untuk menurunkan ngilu beberapa keadaan seperti sakit kepala, sakit gigi, ngilu haid, ngilu otot, atau arthritis. Obat ini juga dipakai untuk turunkan demam serta menurunkan ngilu mudah serta sakit karena pilek atau flu. Ibuprofen ialah kelompok nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID). Obat ini bekerja dengan menghambat produksi intisari alami badan yang mengakibatkan peradangan. Manfaatnya ialah menolong kurangi bengkak, ngilu, atau demam. Bila Anda menyembuhkan keadaan akut seperti artritis, tanyakan dengan dokter tentang terapi non-obat serta/atau memakai obat lainnya untuk menyembuhkan ngilu Anda.

Penting melihat sisi Peringatan yang tercantum pada label produk. Check bahan pada label meskipun Anda sempat menggunakan produk itu awal mulanya. Pabrik barangkali merubah beberapa bahan yang terdapat. Beberapa produk dengan nama serupa bisa memiliki kandungan bahan berlainan. Memakai produk yang salah bisa membahayakan Anda.

KEGUNAAN LAIN: Sisi ini berisi pemakaian obat yang tidak tertera dalam label produk yang di setujui oleh professional , tapi mungkin diresepkan oleh pakar kesehatan Anda. Menggunakan obat ini untuk keadaan yang tertera dalam sisi ini bila cuma telah diresepkan oleh pakar kesehatan Anda. Obat ini dapat juga dipakai untuk menanganani serangan asam urat.

Aturan Minum Obat Ibuprofen

Bacalah langkah obat serta Brosur Info Pasien yang disiapkan apotek, bila ada, sebelum Anda memperoleh obat ini serta setiap saat Anda beli lagi. Bila ada pertanyaan, kemukakan pada dokter atau apoteker.

Minumlah ibuprofen, umumnya tiap-tiap 4-6 jam, dengan satu gelas air (240mL) terkecuali bila dokter menyarankan berlainan. Janganlah berbaring min 10 menit sesudah minum obat. Bila Anda alami sakit perut waktu memakai obat ini, barengi dengan makanan, susu, atau antasida.

Dosis tetap dikasihkan berdasar pada keadaan kesehatan Anda serta bagaimana Anda menanggapi therapy. Untuk turunkan resiko perdarahan lambung serta resikonya lainnya, pakai dosis obat efisien terendah sesingkat mungkin. Janganlah tingkatkan dosis atau memakainya seringkali dari yang disarankan dokter atau label paket. Untuk keadaan lainnya seperti artritis, teruskan pemakaian obat ini sesuai dengan saran dokter.

Bacalah langkah obat serta Brosur Info Pasien yang disiapkan apotek, bila ada, sebelum Anda memperoleh obat ini serta setiap saat Anda beli lagi. Bila ada pertanyaan, kemukakan pada dokter atau apoteker.

Minumlah ibuprofen, umumnya tiap-tiap 4-6 jam, dengan satu gelas air (240mL) terkecuali bila dokter menyarankan berlainan. Janganlah berbaring min 10 menit sesudah minum obat. Bila Anda alami sakit perut waktu memakai obat ini, barengi dengan makanan, susu, atau antasida.

Dosis tetap dikasihkan berdasar pada keadaan kesehatan Anda serta bagaimana Anda menanggapi therapy. Untuk turunkan resiko perdarahan lambung serta resikonya lainnya, pakai dosis obat efisien terendah sesingkat mungkin. Janganlah tingkatkan dosis atau memakainya seringkali dari yang disarankan dokter atau label bungkus produk. Untuk keadaan lainnya seperti artritis, teruskan pemakaian obat ini sesuai dengan saran dokter.

Pada anak kecil, dosis berdasar pada berat tubuh anak. Bacalah ketentuan kemasan untuk dosis yang pas untuk berat tubuh anak Anda. Tanyakan dengan apoteker ataupun dokter bila Anda mempunyai pertanyaan atau memerlukan pertolongan dalam pilih produk non resep.

Untuk sebuah kondisi tertentu, seperti artritis, pemakaian obat memerlukan waktu sampai 2 minggu dengan teratur sampai rasakan manfaatnya. Ingat-ingatlah jika obat ngilu kerja dengan baik bila selekasnya dikonsumsi waktu gejala awal ngilu dirasa. Bila Anda menanti sampai ngilu lebih buruk, obat mungkin tidak kerja dengan baik.

Bila keadaan Anda tidak lebih baik atau bahkan lebih buruk, atau bila Anda berfikir Anda mempunyai permasalahan kesehatan serius, selekasnya mencari pertolongan medis. Bila Anda memakai obat nonresep untuk menyembuhkan diri Anda atau anak untuk demam atau ngilu, tanyakan dengan dokter bila demam lebih buruk atau tinggal lebih dari 3 hari, atau bila ngilu lebih buruk atau sudah lebih dari 10 hari.

Ikuti ketentuan yang dikasihkan oleh dokter atau apoteker sebelum mengawali penyembuhan. Bila Anda mempunyai pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Nama: Ibuprofen
Merk Produk: Rhelafen/Rhelafen Forte, Spedifen, Yariven, Anafen, Dofen 400, Dolofen-F, Ethifen, Fenatic, Fenris, Ibufen, Ibufenz, Ibufenz Ibufenz Supposit, Forte, Brufen, Bufect/Bufect Forte, Farsifen, Ibukal, Iprox, Ostarin, Proris/Proris Forte, Prosic, Prosinal, Lexaprofen, Ibuprofen Indo Farma, Mofen, Moris/Moris Forte, Prifen, Profen, Ribunal serta Xepafen, Arfen, Arthrifen/Arthrifen.

Dosis Ibuprofen

Bagaimana dosis Ibuprofen untuk orang dewasa?

  • Dosis ibuprofen untuk dewasa pengidap ngilu haid: 200-400 mg dengan oral tiap-tiap 4-6 jam sesuai dengan keperluan.
  • Dosis ibuprofen untuk dewasa pengidap osteoarthritis: 400-800 mg dengan oral tiap-tiap 6-8 jam sesuai dengan keperluan.
  • Dosis ibuprofen untuk dewasa pengidap rheumatoid arthritis: dosis awal: 400-800 mg dengan oral tiap-tiap 6-8 jam sesuai dengan keperluan.
  • Dosis ibuprofen untuk dewasa pengidap nyeri: Oral: Ngilu mudah sampai tengah:200-400 mg dengan oral tiap-tiap 4-6 jam sesuai dengan keperluan. Dosis lebih dari 400 mg tidak dapat dibuktikan mempunyai efikasi semakin besar. Melalui infus: (pasien mesti terhidrasi dengan baik sebelum pemberian Ibuprofen IV) Ngilu: 400-800 mg dengan intravena saat 30 menit tiap-tiap 6 jam sesuai dengan keperluan.
  • Dosis ibuprofen untuk dewasa pengidap demam: Oral: 200-400 mg dengan oral setiap 4-6 jam sesuai dengan keperluan. Melalui infus: (pasien mesti terhidrasi dengan baik sebelum pemberian Ibuprofen IV) Demam: Awal: 400 mg dengan intravena saat 30 menit Rumatan: 400 mg tiap-tiap 4-6 jam atau 100-200 mg tiap-tiap 4 jam sesuai dengan keperluan.

Bagaimana dosis Ibuprofen untuk anak-anak?

  • Dosis ibuprofen untuk anak pengidap demam: Lebih dari 6 bulan sampai 12 tahun: 10 mg/kg/dosis dengan oral tiap-tiap 6-8 jam sesuai dengan keperluan.
  • Dosis ibuprofen untuk anak pengidap nyeri: Bayi serta Anak: 4-10 mg/kg dengan oral tiap-tiap 6-8 jam sesuai dengan keperluan. Dosis optimal harian yang disarankan yakni 40 mg/kg.
  • Dosis ibuprofen untuk anak pengidap rheumatoid arthritis: 6 bulan sampai 12 tahun: Normal: 30-40 mg/kg/hari dalam 3-4 dosis terdiri; dari mulai dosis paling rendah serta titrasi; pasien dengan penyakit lebih mudah bisa diobati dengan 20 mg/kg/hari;
  • Dosis ibuprofen untuk anak pengidap cystic fibrosis: Oral: Kronik ( lebih dari 4 tahun ) 2 kali satu hari sesuai untuk menjaga konsentrasi serum 50-100 mcg/mL terkait dengan perlambatan perubahan penyakit pada pasien anak dengan penyakit paru ringan.
  • Dosis ibuprofen untuk anak pengidap Patent Ductus Arteriosus: Ibuprofen lysine: umur kehamilan ≤32 minggu, BB lahir: 500-1500 g:Dosis awal: 10 mg/kg, dibarengi dengan 2 dosis 5 mg/kg sesudah 24 serta 48 jam.

Efek Samping Ibuprofen

Efek Samping apakah yang dapat ditemui di ibuprofen ?

Segeralah mencari tenaga medis bila anda mengalami reaksi alergi, gatal – gatal, kesulitan bernafas, bengkak pada bagian wajah, lidah, bibir, serta tenggorokan.

Hentikan pemakaian obat serta selekasnya hubungi dokter bila Anda alami resikonya serius dari ibuprofen, misalnya:

  • Ngilu dada, lemas, sesak, bicara melantur, permasalahan pandangan atau hilang kesetimbangan
  • Feses berwarna hitam, berdarah, atau mempunyai struktur cair serta lengket, batuk darah atau muntah seperti kopi
  • Bengkak atau berat tubuh naik mencolok.
  • Susah atau jarang buang air kecil.
  • Mual, ngilu perut atas, gatal, tidak napsu makan, urin gelap, BAB dempul, sakit kuning ( kulit atau mata menguning ).
  • Demam, sakit tenggorokan, serta sakit kepala dengan lepuhan, terkelupas, serta ruam kulit merah.
  • Memar, kesemutan berat, baal, ngilu, lemah otot.
  • Sakit kepala berat, kaku leher, menggigil, penambahan sensitivitas pada sinar, serta/atau kejang ( konvulsi ).

Resikonya yang lebih mudah dari ibuprofen ialah:

  • Sakit perut, maag, diare, sembelit
  • Kembung
  • Pusing, sakit kepala, grogi
  • Gatal atau ruam kulit
  • Telinga berdenging

Mungkin tidak semua orang mengalami efek samping seperti yang sudah kami sebutkan. Dan mungkin saja ada efek samping yang belum tersebutkan diatas. Bila anda mempunyai kekhawatiran mengenai efek samping obat tersebut, maka sebaiknya konsultasikan kepada dokter dan apoteker anda.

Harus diingat juga bahwa artikel ini bukan dimaksudkan sebagai pengganti nasehat dari dokter. Selalu berkonsultasi kepada dokter sebelum memulai mengkonsumsi obat ibuprofen.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*