Obat Batuk Berdahak Serta Kering Yang Aman Untuk Dikonsumsi

Obat Batuk Berdahak Serta Kering Yang Aman Untuk Dikonsumsi

Secara umum batuk terdapat 2 macam, ada yang kering serta ada juga yang basah atau berdahak. Untuk penderita batuk, sebaiknya mengonsumsi obat yang sesuai dengan jenis batuk yang diderita. Untuk mengatasi batuk, sebaiknya anda mengenalinya obat batuk berdahak serta kering yang aman untuk dikonsumsi sehari – harinya.

Defenisi Batuk

Batuk merupakan sebuah respon tubuh dalam upaya keluarkan lendir dan benda asing dari paru – paru atau saluran pernafasan. Batuk jarang diindikasikan sebagai penyakit serius dan batuk akan sembuh dalam 3 minggu, sehingga tidak membutuhkan pengobatan lebih.

keefektifan obat batuk juga belum terbukti sepenuhnya. Untuk membantu meredakan batuk kita juga bisa menggunakan bahan alami seperti madu dan juga lemon yang bisa dibilang efektif dalam mengatasi batuk.

Langkah Cepat Mengatasi Penyakit Batuk Serta Pilek
sumber foto dari artikel : http://seputarkesehatan.net/langkah-cepat-mengatasi-penyakit-batuk-serta-pilek/

Memahami Gejala Batuk Serta Manfaat Obat Batuk

Seperti yang sudah kami jelaskan bahwasanya batuk dapat hilang dengan sendirinya tanpa adanya pengobatan khusus dalam jangka waktu tiga minggu. Anda hanya memerlukan banyak istirahat serta mengonsumsi obat alami yang sudah kami terangkan diatas. Obat batuk hanya perlu di konsumsi bila batuk yang dialami sudah berat dan menggangu aktivitas anda setiap harinya.

Untuk Mengonsumsi obat batuk, sebaiknya mengenali jenis batuk terlebih dahulu seperti berikut ini :

Batuk Kering

  • Batuk kering merupakan batuk yang tidak disertakan lendir atau dahak, kondisi seperti ini biasanya terjadi dikarenakan beberapa hal, seperti :
  • Paparan zat iritan, seperti bahan kimia, asap, atau debu.
  • Penyumbatan pada aliran pernafasan.
  • Penyakit asam lambung.
  • Resikonya obat ACE Inhibitor untuk mengatur hipertensi.
  • Flu.
  • Penyempitan aliran napas, seperti asma.

Obat yang dapat digunakan dalam mengurangi efek batuk disebut juga dengan obat batuk antitusif, salah satunya adalah dextromethorphan. Obat ini berkerja dengan menghalau rangsangan batuk agar dapat mengurangi frekuensi batuk.

Batuk Berdahak

Batuk ini merupakan jenis batuk yang biasanya disertai dahak. Dahak yang berasal dari hidung atau dari paru – paru. Batuk berdahak biasanya disebabkan oleh beberapa faktor yang seperti :

  • Infeksi virus serta bakteri.
  • Seringkali merokok.
  • Penyakit paru-paru, seperti bronkitis, pneumonia, serta penyakit paru obstruktif akut (PPOK).
  • Lendir hidung yang turun ke tenggorokan (postnasal drip).

Obat yang digunakan untuk mengatasi batu berdahak dikenal sebagai obat batuk ekspektoran dan mukolitik, salah satunya adalah guaifenesin. Obat ini mempunyai efek mengencerkan dahak yang menyumbat saluran pernafasan. Mengonsumsi obat batuk berdahak ditambah minum banyak air putih dapat memudahkan dahak untuk keluar dari tubuh saat sehingga pernafasan bisa lebih baik serta lega.

Obat batuk kering tidak boleh dkonsumsi dalam kondisi batuk berdahak, begitu juga sebaliknya. Tujuan dari pengobatan batuk berdahak ialah membatu mengeluarkan lendir serta kuman yang terdapat pada saluran pernafasan, jika menggunakan obat kering pada kondisi batuk berdahak, maka dahak yang terdapat di saluran pernafasan anda akan sulit untuk dikeluarkan sehingga batuk akan lebih lama sembuh.

Untuk batuk yang disebabkan oleh infeksi virus, pemberian antibiotic tidak diperlukan karena batuk yang disebabkan oleh infeksi virus umumnya dapat membaik dengan sendirinya. Pemakaian antibiotik yang kurang tepat justru dapat menimbukan resiko kekebalan pada kuman atau menyebabkan sebuah reaksi alergi. Oleh karena itu, sangat penting untuk anda segera memeriksakan diri ke dokter sebelum mengkonsumsi obat batuk.

Waspada Efek Samping Obat Batuk

Obat batuk memang bisa membantu meredakan batuk bila pemakaiannya pas, akan tetapi ada banyak resikonya yang mungkin dapat berlangsung. Diantaranya ialah mengantuk, yang bisa dikarenakan oleh obat batuk yang memiliki kandungan kombinasi antihistamin, seperti diphenhydramine. Anda dapat juga rasakan beberapa resikonya yang lain, seperti pusing, mual, serta muntah sesudah konsumsi obat batuk. Akan tetapi resikonya itu jarang terjadi.

Penjelasan yang lengkap mengenai efek samping dari obat batuk bisa anda temukan dengan mudah yang sudah tertera di kemasan obat. Karena itu, sangatlah penting untuk membaca petunjuk pemakaian sebelum memulai mengkonsumsi obat tersebut.

jika sudah mengkonsumsi obat batuk berdahak ataupun batuk kering, dan kondisi anda tidak kunjung membaik, segaralah berkonsultasi ke dokter. Apalagi kondisi batuk anda sudah disertai dengan gejala – gejala lainnya seperti sesak nafas, berat badan makin turun, nyeri pada dada, demam berkepanjangan serta berkeringat dimalam hari. Dokter akan segera memastikan penyebabnya dan memberikan obat resep yang tepat untuk mengobati batuk anda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*