Tidak Sengaja Makan Belatung Di Makanan, Apa Dampak Pada Tubuh?

Tidak Sengaja Makan Belatung Di Makanan, Apa Dampak Pada Tubuh?

Belatung mempunyai bentuk fisik lunak tanpa kaki, sekilas belatung ini terlihat mirip dengan cacing. Biasanya, belatung bisa ditemui di tong sampah, tempat lembab serta tempat kotor, dan juga di tubuh hewan yang sudah mati ( bangkai hewan ). Tapi tidak jarang belatung bisa juga muncul dalam makanan yang tidak dioleh dengan benar, serta makanan yang sudah tidak layak dimakan. Hmm.. kira – kira bagaimana ya kalau tidak dengan sengaja makan belatung yang terdapat dimakanan ini ?

Dampak tidak sengaja memakan belatung pada makanan ?

Membayangkan serta mendengar nama belatung, tentu kita sudah merasa jijik, apalagi dengan tidak sengaja kita memakan belatung tersebut. Lalu apa dampaknya bila kita makan belatung yang ada pada makanan? Dapatkah hewan ini berkembang biak serta perlahan menggerogoti organ tubuh? simak pembahasan dibawah ini..

Myiasis

Myiasis ialah infeksi yang berlangsung saat belatung mulai menggerogoti serta mengonsumsi jaringan hidup hewan atau manusia. Belatung yang termakan dapat hidup serta berkembang di anggota badan manapun, baik itu pada organ atau jaringan badan.

Makin banyak jumlahnya belatung di pada tubuh, maka semakin banyak organ dalam yang terinfeksi. Sejumlah besar masalah myiasis umumnya berlangsung dibawah jaringan kulit. Akan tetapi, tidak tutup kemungkinan bila belatung dapat juga hidup di perut, usus, sampai mulut yang kurang dijaga kebersihannya.

Infeksi yang telah lebih buruk dapat memunculkan rusaknya serius pada jaringan serta organ badan hingga memerlukan perlakuan medis secepatnya.

Reaksi Alergi

Memakan belatung dapat menyebabkan alergi pada sebagian orang. Jangankan mengkonsumsinya, mungkin bersentuhan dikit saja dengan belatung bisa dengan gampang membuat tanda-tanda alergi tersebut muncul.

Fakta ini di konfirmasi oleh dr. William Sears, seseorang dokter anak, sekaligus juga seorang penulis buku The Portable Pediatrician, yang memiliki pendapat jika alergi langsung bisa muncul walau kontak yang berlangsung dengan belatung begitu kecil.

Gejala alergi yang bisa muncul sesudahnya yaitu berbentuk permasalahan pernafasan, ruam atau kemerahan pada kulit, sensasi gatal di mulut, sakit perut, diare, muntah, pusing, serta tanda-tanda alergi yang lain.

Baca juga : Mengenal Penyakit Diare Lebih Jauh

Keracunan

Sama seperti seperti konsumsi makanan yang kurang terbangun kebersihannya, makan belatung juga beresiko mengakibatkan keracunan. Ini sebab belatung umumnya terdapat pada makanan yang kurang bersih atau bahkan juga telah membusuk hingga tidak aman kembali untuk dikonsumsi.

Pemicu keracunan bukan hanya datang dari belatung saja. Keracunan bakteri ( C. botulinum atau C. perfringens ) yang terdapat pada makanan itu bisa membuat kandungan nutrisinya hilang serta jadi tidak higienis untuk dikonsumsi. Mengakibatkan, Anda mungkin alami demam, diare, mual, muntah, kecapekan, dan sakit perut menjadi pertanda jika Anda alami keracunan makanan. Anda sebaiknya langsung menjumpai dokter untuk mendapatkan penanganan secara langsung.

Demikian juga artikel ini, segeralah menjumpai dokter untuk melakukan penanganan lebih terkait keracunan yang anda alami. Terima ksaih.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*